Dec 4

by Tjia Irawan

Topik yang berhubungan dengan cita-cita sepertinya tetap saja menarik untuk dikupas dan dibahas, apalagi jika dihubungkan dengan resolusi tiap tahun yang mungkin Anda buat. Sebelum lebih jauh, bolehkah saya mengajak Anda ke suatu masa dalam kehidupan Anda? Masih ingatkah akan cita-cita anda ketika berumur di bawah 6 tahun? Lalu apa cita-cita anda ketika masih duduk di bangku sekolah dasar? Ketika duduk di bangku SMP atau SMA? Dan ketika anda duduk di bangku kuliah? Apakah cita-cita Anda semakin besar atau Anda melakukan sejumlah penyesuaian dengan fakta kehidupan?

Ketika saya berumur 6 tahun, saya bercita-cita jadi dokter. Mungkin anda akan tersenyum mendengar cita-cita saya tersebut. Karena boleh jadi Anda pun memiliki cita-cita yang sama sewaktu kecil. Kenapa begitu? Mungkin anak-anak pada umumnya belum memiliki ide yang beragam tentang cita-cita. Apalagi bagi seorang anak yang sering sakit-sakitan; orang yang paling sering ditemui tiap bulan adalah seorang dokter.

Gambaran tentang seorang dokter itu seperti apa; bagi saya sendiri ketika itu juga tidak jelas. Yang saya tahuseorang dokter senang berpakaian putih dan lalu hobinya menyuntik pasiennya. Saya juga belum tahu apa enaknya kalau saya menjadi dokter atau tidak enaknya menjadi dokter. Pokoknya kalau ada yang bertanya ingin jadi apa ketika dewasa nanti, maka jawabnya adalah jadi dokter.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 10.0/10 (3 votes cast)
Nov 1

by dr. Stefanus Isaac Tamzil

Terapi Konyol ala NLP – Terakhir

Baru kali ini perasaan saya begitu lelahnya, padahal pada awalnya saya begitu antusias untuk memulai diskusi. Emosi saya dipermainkan terus menerus sehingga saya sudah tidak sabar untuk segera mengakhiri debat yang sepertinya tidak berkesudahan ini. Apalagi ketika Coach mulai menyinggung lagi perbedaan antara ‘Gejala Utama’ dengan ‘Penyebab Utama’.

Merasa punya jawaban yang tepat, saya kembali bertanya. “Lho, kalau seseorang datang dengan ‘Phobia kecoa’. Penyebab utamanya ya pasti kecoa lah. Memangnya ada yang lain?”

Tiba-tiba Coach mengubah posisi duduknya sembari bertanya “Bagaimana jika ‘kecoa’ itu adalah ‘metaphor’ dari ‘Penyebab Utama?’

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 8.9/10 (9 votes cast)
Oct 12

by dr. Stefanus Isaac Tamzil

Terapi Konyol ala NLP

Pikiran saya melayang jauh ke masa-masa ketika saya masih menjadi mahasiswa kedokteran ketika Coach mengatakan, “Waktu kamu kuliah kedokteran dahulu apa sich yang disebut “Sembuh”; Yang diajarkan oleh guru kamu? Jangan-jangan kamu ini waktu kuliah dulu ‘Kurang Belajar’ sehingga sekarang jadi ‘Kurang Ajar’ sama pasien “

Saya yang sudah dari tadi sangat sebal menjawab sekenanya, “Sembuh itu kalau sakit dari si pasien sudah hilang.”

Coach bertanya lagi, “Jadi kalau seseorang datang dengan keluhan ‘panas badan’ , apakah dapat dikatakan sembuh jika panasnya sudah hilang?”

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 10.0/10 (7 votes cast)
Oct 5

by Antonius Arif

Saya menemukan salah satu kasus klien yang cukup simpel dan kadang bila saya pun diawal karir saya sebagai Hypnotherapist dan Mind Therapist suka tergoda untuk langsung mengeksekusi secara langsung tanpa bertanya lebih lanjut dan lebih dalam.

Karena saking simpelnya, ternyata bukan saya saja yang bisa melakukan itu, bahkan seorang Hypnotherapist yang cukup terkenal di negeri seberang pun bisa melakukan kesalahan yang sama. Kasusnya hanya soal percaya diri dalam public speaking. Na, kebetulan klien saya ini sudah pernah diterapi di negeri seberang dengan salah satu hypnotherapist ternama dan juga instruktur Hypnotherapist terbaik di dunia. Karena mungkin mereka menganggap kasus ini mudah, beliau hanya melakukan sugesti secara langsung dan melakukan object imagery.

Memang sih, dia merasa lebih baik sedikit tetapi masalahnya tidak terselesaikan dengan baik. Lalu, saya mencoba untuk melakukan behavioral assement serta hypno analisis dan ternyata masalahnya tidak disana. Masalahnya ada dimasa kecilnya dia dan segera saya melakukan teknik hypnotherapeutic regresi, informed child technique serta forgiveness therapy serta saya lanjut ke future timelinenya dia. Apa yang terjadi? Dia merasa jauh lebih baik dan lebih baik dari sebelumnya. Dan saya tidak lupa untuk memasukan unsur teknik spinning serta anchor.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 9.7/10 (3 votes cast)
Sep 28

by dr. Stefanus Isaac Tamzil

Terapi Konyol ala NLP

Suatu pagi di sebuah kota yang terletak di Jawa Tengah, saya bersua dengan salah seorang trainer yang cukup dikenal di lingkungan ranah NLP Indonesia. Lalu kami pun berbicang-bincang tentang banyak hal yang menyangkut dunia NLP, hingga kemudian terlontarlah sebuah pernyataan dari bibir beliau yang membuat saya cukup kaget.

Pada awalnya saya menganggap bahwa hal itu hanyalah sebagai sebuah guyonan belaka. Tapi kemudian saya mulai menjadi serius ketika sang trainer tersebut mengatakan bahwa pernyataannya tersebut dikutip dari website yang beralamat di www.nlpisnottherapy.com, dimana pada website tersebut dijelaskan bahwa menurut Richard Bandler, NLP bukanlah terapi!

Karena sangat penasaran, maka saya pun berkunjung ke sana untuk mempelajari lebih lanjut. Jangankan mendapatkan jawaban, malah saya bertambah bingung. Yang menjadi pertanyaan adalah bukankah NLP itu hasil dari memodel beberapa therapist terkenal?

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 8.9/10 (7 votes cast)
Sep 14

By :Antonius Arif

Saya ingin menceritakan suatu teknik hipnosis yang simpel dan dapat digunakan untuk pain management untuk anak-anak. Dan salah satunya teknik bercerita yang menyenangkan dan menonton film kegemaran dia.

Ini ceritanya :

Sekitar beberapa waktu yang lalu, anak saya senang sekali bermain sepeda dan baru belajar bermain sepeda. Wuihhhh betapa menyenangkannya bermain sepeda. Bisa dibilang, sudah jatuh berkali-kali dan tetap aja persistence dan antusias untuk bermain kembali, sampai-sampai istri saya cemas karena kakinya sudah banyak luka dikaki kiri dan kaki kanan serta tangannya.

Dan setiap istri saya yang mengobati lukanya, pastilah anak saya “berantem” dengan anak saya.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 8.3/10 (3 votes cast)
Sep 9

By : Antonius Arif

SUKSES ada POLA nya dan GAGAL pun ada POLA nya. Manusia hiduppun ada POLAnya. Ini saya sadari setelah saya mempelajari ilmu Neuro Linguistic Programming. Dimana dalam NLP ini ada suatu ilmu yang namanya Strategi.

Pada suatu ketika saya sedang melakukan in house training, saya melakukan demonstrasi didepan para peserta. Saya panggil peserta yang bisa dianggap sukses dalam penjualan barang door to door. Nama peserta tersebut sebut saja Eva. Dan saya segera meng-elicit atau bahasa kerennya mencacah strategi sukses dia.

“Eva, coba diceritakan pengalaman anda sukses menjual banyak satu hari itu dan apa yang anda lakukan ketika anda bangun pagi hingga anda mau berangkat menuju ke kantor”

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 7.3/10 (4 votes cast)
Aug 13

by Irene Corry

Hallo para pembaca semua, selamat ketemu kembali….:)

Masih ingat artikel saya yang pertama mengenai The Secret of Language (Reframing)?, Nah ini merupakan bagian ke dua nya (kayak cerita bersambung saja ya….: :)

Suatu hari saya menerima email dari seorang teman yang menurut saya sangat bermakna. Isi dari email itu adalah berupa sebuah gambar dimana ada seorang anak kecil yang buta yang sedang duduk di pinggir jalan dan sedang menanti dari penderma yang berbaik hati untuk memberikan sedekah kepada dia.

Anak kecil ini menulis seuntai kata-kata yang ditulis di sebuah papan kecil yang dia letakkan di samping tempat duduknya. Kata-kata tersebut ditulis dalam bahasa Inggris yang bunyinya seperti berikut: I am blind, Please Help! (”Saya buta, Tolong bantu!). Setiap hari anak buta itu mengharapkan sumbangan dari orang yang lewat di jalan itu. Dan hasilnya tidak banyak, hanya segelintir uang recehan yang dia terima.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 10.0/10 (3 votes cast)
Aug 12

by Iwan Ketan

Saya tidak tahu kenapa yah sekarang lagi tren dengan beredarnya film-film beraroma mistis. Mulai dari Pocong 1, Pocong 2 yang kemudian dilajutkan dengan film Sumpah Pocong maupun film mistis sejenisnya.

Banyaknya film mistis, menjadi banyak pertanyaan benarkah pocong itu ada. Tulisan saya kali ini tidak membahas film tersebut. Akan tetapi lebih kepada eksistensi makhluk yang sering kita bilang Pocong tersebut.

Sebelum saya melanjutkan tulisan saya, pernahkah sahabat mempertanyakan di dalam benak anda, kok kenapa yah Rambo tidak pernah bertemu Pocong?Atau kok para pemberani yang berjiwa petualang tidak pernah bertemu Pocong? Atau kok kenapa yah hingga hari ini saya belum berjabat tangan dengan si Pocong? Biarkan pertanyaan itu tetap anda sambil kita membahas lebih lanjut tentang makhluk ini

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 9.5/10 (4 votes cast)
Jul 29

by Antonius Arif

Apa sih GPS ? GPS adalah Global Positioning System. Benda tersebut baru saya miliki kurang dari 5 bulanan. Dan benda ini dapat membantu saya bila saya mencari suatu tempat yang baru seperti peta dan dia dapat menunjukkan arah tujuan saya.

Na, saya ada suatu cerita yang menarik. Saya baru saja pindah sekitar 1 minggu ketempat tinggal yang baru. Dan karena tempat ini saya hanya mengetahui satu jalan saja hingga saya gunakan GPS ini sebagai penunjuk jalan saya yang baru apalagi, belakangan saya baru mengetahui kalau jalan yang biasa selama ini saya lewati adaah jalan yang macet. Sehingga saya mencari jalan lain untuk sampai tujuan dengan selamat dan cepat tentunya. (Harapannya sih lebih cepat)

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 6.5/10 (2 votes cast)