Mar 10

Secara neurologi, persepsi kita terhadap lingkungan berhubungan dengan informasi yang datang dari organ indera dan perangkat sistem saraf kita. Sebagian lingkungan dapat berupa jenis kamar, kondisi cuaca, makanan, tingkat kebisingan, dll., yang mengelilingi seseorang atau sekelompok orang.

Rangsangan dari luar seperti ini akan berpengaruh terhadap respon dan keadaan seseorang serta anggota -anggota dalam kelompok, dan perlu disadari juga bahwa hal ini merupakan bagian dari proses yang berorientasi pada tujuan. Jadi, faktor-faktor lingkungan menunjukan apa yang “diberikan” oleh eksternal, atau kekuatan dimana kita harus bereaksi. Lingkungan mengelilingi sensasi dan reaksi spontan serta berhubungan pada kata “di mana” dan “kapan” dari pengalaman kita.

Dalam teori keputusan, variabel lingkungan mengandung semua dimensi dari sebuah “celah permasalahan”, yang mana dianggap berada di luar kendali dari pelaku atau sang pemegang keputusan. Contoh klasik dari variabel lingkungan adalah cuaca. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat secara langsung kita kendalikan dan mau tidak mau harus beradaptasi dengannya. Pilihan kita terhadap baju, juga adalah sebuah variabel keputusan yang berhubungan dengan reaksi tingkah laku kita terhadap variabel-variabel lingkungan yang khusus, seperti cuaca tadi. Agar berhasil mencapai tujuan tetap hangat dan kering ketika kita keluar rumah, kita harus memperhitungkan keduanya, variabel lingkungan dan variabel keputusan.

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 7.8/10 (4 votes cast)
Environment, 7.8 out of 10 based on 4 ratings

Leave a Reply