Chunking berhubungan dengan tindakan menyusun ulang atau mencacah suatu pengalaman atau informasi ke dalam potongan yang lebih besar atau dalam potongan-potongan yang lebih kecil.
Chunking up merupakan tindakan ke arah yang lebih besar, lebih umum atau tingkatan yang lebih abstrak dari sebuah informasi. Sebagai contoh : pengelompokan mobil, kereta api, kapal laut dan pesawat terbang sebagai bentuk-bentuk alat angkutan.
Chunking down merupakan tindakan ke arah yang lebih kecil, spesifik, dan tingkatan yang lebih kongkrit. Sebagai contoh : sebuah mobil jika dipecah-pecah dapat menjadi ban, mesin, sistem rem, transmisi, dan lain-lain.
Behavior adalah perilaku yang ditunjukan sebuah subjek terhadap lingkungannya. Percobaan Pavlov merupakan penjelasan dasar yang paling sering dipakai untuk mengambarkan bagaimana perilaku sebuah subjek dapat dibentuk melalui pengkondisian lingkungannya.
Beberapa aspek dari NLP memiliki kesamaan dengan terapis behavior, pengunaan anchoring adalah contoh bagaimana NLP mengunakan pengkondisian untuk mempercepat subjek masuk dalam perilaku yang diinginkan.
Afirmasi dapat juga berarti menyatakan kembali. Dalam NLP, Afirmasi merupakan sebuah contoh dasar bagaimana sebuah kata-kata atau kalimat dapat digunakan untuk menciptakan, menguatkan dan mendukung terjadinya pemenuhan diri yang bermanfaat.
Afirmasi pada intinya melibatkan ketegasan verbal dan bagaimana dalam pelaksanaannya bertujuan untuk memperkuat keyakinan diri. Proses daripada afirmasi ini melibatkan pengulangan dari serangkaian pernyataan-pernyataan kepada diri sendiri ataupun orang lain.
NLP sendiri sedikitnya memiliki dua sisi pengertian. Pada sisi pertama adalah sebagai sebuah metafora untuk mendefenisikan manusia. Dan pada sisi lainnya adalah sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan yang berkembang terus.
Metafora sendiri sebetulnya merupakan sebuah afirmasi. Contohnya, caranya bertanding bagaikan singa yang terluka, tenaganya kuat bagaikan seekor gajah Afrika, dan lain sebagainya.