Apr 28

Oleh: Charles Swindoll, ulasan lebih lanjut: Hingdranata Nikolay
Director INSPIRASI INDONESIA / NLP INDONESIA

Selama kepemimpinan Thomas Jefferson, ia dan sekelompok pelancong sedang menyeberangi sungai yang arusnya sangat kencang. Setiap orang yang menunggang kuda harus berjuang untuk tetap bisa menyeberang tanpa jatuh di sungai. Seorang pelancong yang bukan bagian dari kelompok manapun, menyaksikan beberapa pelancong berkuda hendak menyeberangi sungai, lalu meminta Presiden Jefferson untuk membantunya menyeberang di atas kuda bersama Sang Presiden. Sang Presiden menyetujuinya tanpa ragu, lalu orang asing tersebut menaiki kuda Sang Presiden. Keduanya sampai dengan selamat ke seberang. Seorang anggota kelompok Sang Presiden bertanya ke orang asing ini, “Kenapa Anda secara khusus meminta Sang Presiden untuk membantu Anda?”. Orang asing ini terkejut, mengaku ia sama sekali tidak tahu bahwa yang membawanya selamat sampai ke seberang sungai adalah Presiden Amerika Serikat. “Yang saya tahu,” katanya, “Bahwa di wajah beberapa orang di kelompok Anda tertulis kata ‘TIDAK’ dan di beberapa wajah tertulis kata’ YA’. Wajahnya adalah wajah ‘YA’!”

=========

Kisah yang dituturkan Swindoll ini mengingatkan saya, bahwa kita seringkali
MEMILIH untuk menegur atau berinteraksi ‘hanya’ dengan orang-orang kita
anggap ‘welcome’ atau mempunyai wajah dan bahasa tubuh yang menyambut kita.
Mereka adalah yang mempunyai wajah ‘YA’. Di lingkungan yang asing bagi kita
apalagi. Ingat terakhir kali Anda berbelanja di Mangga Dua, misalnya?
Seribu satu teguran ‘Boleh, Pak’, ‘Beli, bu’, ‘Lihat-lihat dulu, pak’, dll,
tapi saat kita menyisir wajah-wajah di situ, kita akhirnya MEMILIH satu-dua
toko yang kita anggap wajah-wajahnya paling ‘welcome’ misalnya. Kadang hal ini kita seleksi secara bawah sadar. Sesuatu dalam diri kita berbisik bahwa
itu adalah wajah ‘YA’. Menarik sekali untuk mengetahui bahwa wajah ‘YA’,
bukan hanya dibantu atau dikreasikan dengan kata-kata tertentu, senyum, dll.
Tapi KONGRUENSI dari keseluruhan pikiran dan tubuh kita! Pesan verbal,
non-verbal, sadar dan bawah sadar, menyatu dan KONGRUEN!

Alangkah menarik untuk mengevaluasi di tim kita, apalagi yang berhadapan
langsung dengan pelanggan, berapa wajah ‘YA’, berapa wajah ‘TIDAK’. Saya
pun langsung teringat seorang teman, yang tingkat keberhasilan penjualannya
begitu impresif, dan bahkan memegang rekor penjualan di perusahaannya. Ia
tidak agresif, bahkan sangat terkesan tenang, untuk seorang Salesman. Saat
saya bayangkan wajahnya, saya tidak ragu untuk segera mengatakan bahwa itu adalah wajah ‘YA’.

Have a positive day!

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 9.5/10 (2 votes cast)

Leave a Reply