Jul 27

by Antonius Arif

Pada hari Rabu kemaren, saya diminta Kang Teddi untuk membantu menterapi Trauma Bom disalah satu hotel tersebut. Dan saya ditemani oleh Kang Hendry Risjwan serta manajer event saya Budi serta teman baru saya Arifin, kita membantu karyawan hotel tersebut untuk diterapi.

Karena karyawan yang dilimpahkan kepada kami cukup banyak maka kami membagi menjadi 3 team.

Na, disini saya menemukan beberapa hal yang luar biasa karena kang Hendry (red:Hendry Risjawan) belum hadir bersamaan dengan saya, maka saya segera memisahkan antara yang saya anggap berat atau yang hadir saat kejadian bom dengan yang shift berikutnya yang hanya mengetahui dan melihat sudah terjadi peledakan.

Dan total orang tersebut ada 7 orang. Disini saya lagi-lagi memisahkan menjadi 2 bagian yaitu bagian yang memiliki kemiripan yang sama kejadian dan juga dengan orang yang saya anggap sedikit berbeda penanganannya. Pada saat saya dari rumah sempat berpikir, hmmmm mungkin pakai fast phobia cure akan membantu dengan cepat.

Lalu pas kebetulan 3 orang tersebut yang mengalami trauma setiap mendengarkan bunyi keras, mereka langsung panik. Segera saya lakukan fast phobia cure. Dan ternyata hanya 1 orang yang bisa saya selesaikan dari 3 orang. Kenapa ini bisa terjadi? Segera saya pisahkan lagi dari 3 orang tersebut.  Dan sisa 2 orang tersebut segera saya gali lebih dalam, ternyata fobianya sudah hilang hanya rasa bersalah yang belum hilang atau mungkin seperti rasa bersyukur yang mereka anggap, mereka itu menganggap bahwa harusnya mereka yang berada disana. Disini kebetulan salah satu rekan mereka meninggal karena bom tersebut.

Segeralah, saya mencari tahu apalagi “tantangannya” ternyata, asisten manajer dari salah seorang yang meninggal tersebut merasa bersalah karena dia ada tidak meng-approve permintaan orang yang meninggal tersebut yang tidak dapat saya ungkapkan disini. Saya katakan dengan reframing bahwa itu tugas anda menjadi head dimana anda sudah bersifat profesional. Dan dia bisa bernafas lega. Hanya masih berasa ada segumpalan krikil rasa bersalah. Wah, begitu saya tahu bentuknya adalah krikil rasa bersalah, segera saya lakukan submodality (red:merubah submodality) dan saya tarik keluar rasa krikil bersalahnya. Dan bummmmm hilang rasa bersalahnya.

Na, karena rata2 yang mereka alami adalah rasa bersalah dan harusnya mereka yang berada disana serta rasa persaudaraan mereka sangat tinggi dengan teman2nya. Maka segera saya lakukan hypnosis dengan menggunkan berbagai metafora. Dimana mereka bertemu dengan sang Pencipta serta disana ada sosok temannya yang sudah meninggal. Dan setelah mereka mengucapkan syukur kepada sang PENCIPTA dengan saya anchor dengan kalimat, TUHAN akan melindungi kalian asal kalian tidak lupa BERDOA kepada saya. Dan akhirnya pecahlah tangis mereka serta saya cleansing mereka dengan seluruh tubuh mereka di basuh oleh sinar dari sang PENCIPTA hingga bersih. Seluruh kotor2an dan beban mereka diimaginasikan terangkat. Serta mereka saya meminta untuk mengucapkan kalimat apapun ke temannya yang meninggal. Baik meminta maaf bila merasa bersalah dan ucapan selamat tinggal. Dan akhirnya mereka berpelukan dalam imaginasi serta ada satu hal yang saya lakukan yaitu saya meminta mereka memotong benang jiwa yang tersambung antara diri mereka dengan benang yang tersambung dengan orang yang meninggal. Saya mendapatkan ilmu ini dari salah satu teknik huna. Dengan tujuan agar emosi mereka tidak terkonek lagi dengan yang meninggal. Setelah saya lakukan proses itu, mereka benar2 merasa lebih lega. Dan setelah saya terminasi dan saya bangunkan, mereka sudah dalam kondisi lega. Ini adalah akhir yang bagus, dan saya menawarkan kepada mereka untuk coaching lanjutan bila mereka masih merasa ada yang mengganjal.

Itu cerita yang dapat saya sharingkan disini dan mungkin Bro Hendry (red:Hendry Risjawan) juga dapat mensharingkan ilmu bola energinya yang diadopsi dari swish pattern. Itu juga ilmu yang luar biasa, sangat luar biasa.

DAN SAYA HANYA MENGATAKAN BAHWA SAYA CINTA DAMAI. BIARKAN KEDAMAIAN DAPAT KITA NIKMATI KEMBALI DENGAN TERBEBAS DARI TEROR BOM. BAGAIMANAPUN JUGA, YANG MENINGGAL ATAU KORBAN ITU ADALAH SAUDARA KITA. KARENA KITA SEMUA TERCIPTA DARI SATU
SUMBER.

SALAM

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)

2 Responses to “Terapi Trauma BOM - Mudah asal mengetahui CARANYA”

  1. Anton Says:

    Great! Hebat dan salut atas usaha mulia anda, keep success pak!

  2. charles Says:

    luar biasa,, wlupun saya krg mengerti,, tapi saya bisa sgt salut dgn kehebatan bapak Antonius

Leave a Reply