Sejak saya mempelajari dan mempraktekan ilmu Neuro Lingustic Programming dan Hypnotherapy, saya terus terang penasaran dan semakin penasaran mengenai kekuatan dari pikiran. Apalagi setelah mengetahui bahwa subconscious mempunyai peran penting dalam kehidupan semua orang termasuk saya.
Dan ada beberapa artikel dan buku yang menyebutkan bahwa kehidupan kita sekarang ini baik dengan segala kesuksesan atau kegagalan, tidak lepas dari pengaruh masa lalu kita. Bahkan saya sendiri sempat merasakan sulitnya untuk menapak karir selama beberapa tahun hingga akhirnya saya menemukan dan berusaha sedikit demi sedikit untuk menapakinya sehingga bisa mencapai impian yang tidak pernah saya impikan sebelumnya.
Ibaratnya anda seperti nahkoda sebuah kapal layar yang sedang berlayar menuju ke suatu tempat. Dimana anda sebagai nahkoda kapal berusaha mengarahkan agar kapal berlayar sesuai dengan tujuan yang ingin diraih. Dan yang seperti juga anda tahu, pada sebuah kapal juga terdapat anak buah kapal yang bekerja untuk mengatur dan membantu sang Nahkoda untuk mencapai tujuan. Coba anda imaginasikan bila sang anak buah kapal (ABK) yang mengurus layar memberontak dan tidak menuruti perintah sang Nahkoda pada saat terjadi badai, apa yang akan terjadi? Kapal mungkin saja terdampar bukan? Bagaimana bila ABK bagian bersih2 tidak melakukan pekerjaannya dengan baik, apakah tidak akan berpengaruh terhadap yang lain? Pasti terpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung. Jadi bagaimana caranya agar sang ABK mau bekerjasama dengan sang Nahkoda kapal tersebut? Yang pasti, kita harus mendamaikan atau menetralisir keadaan seperti seorang manager terhadapa anak buahnya bukan?
Kalau dengan kondisi tubuh kita seperti sebuah kapal layar, apakah anda bisa mencapai tujuan dengan selamat bahkan gemilang seperti COLOMBUS yang menemukan benua amerika? Hmm…. Menarik bukan?
Jadi caranya bagaimana agar mereka mau bekerjasama dengan baik? Banyak cara, salah satunya adalah dengan hypnotherapy.
Dan saya tertarik untuk mengulas salah satu kasus yang pernah saya tangani. Ada seorang gadis yang cukup menarik datang kepada saya meminta untuk dibantu karena dia merasa seperti orang yang selalu kalah, baik kalah dalam kehidupan dan juga kalah dalam percintaan. Kita namakan saja Ani.
Ani telah bekerja diberbagai perusahaan yang baik kecil maupun perusahaan besar. Dalam semua pekerjaan yang dia lakukan sebenarnya dia sangat bersemangat tetapi selalu berakhir dengan tragis yaitu selalu berakhir dengan pengunduran diri dia atau dipecat dari tempat kerja. Dia menanyakan kepada saya, kenapa ini bisa terjadi?
Saya akhirnya menggunakan teknik2 Hypnosis dan NLP untuk mencari akar masalahnya. Ternyata akar permasalahannya adalah dia sering menerima perlakukan yang tidak enak dari orang tuanya. Baik secara fisik dan secara verbal. Dan ini benar2 masuk kedalam pikiran dia bahkan subconscious dia. Setelah saya melakukan beberapa teknik terapi, akhirnya dia bisa merelease hal2 yang buruk terhadap dirinya dengan baik. Yang anehnya, pada saat dia merelease emosi negative dari dirinya, salah satu orang tuanya mengirimkan sms menanyakan kabar dirinya. SMS ini benar2 menyentuh dirinya karena seakan-akan seluruh masalahnya hilang begitu saja. Seakan-akan semua pikiran terhubung satu sama lain walaupun berbeda jarak.
Saya yakin pada perjalanan kehidupan dia, kehidupan dia akan jauh lebih baik dan kesuksesan sudah ada ditangan tinggal bagaimana kita menggunakannya dengan baik.
Jadi untuk bisa mencapai sukses, dengan kita menghilangkan factor-faktor penghambat bukankah kehidupan kita menjadi lebih mudah?
SALAM @AA
June 27th, 2009 at 8:58 am
Great article!!
March 3rd, 2011 at 9:08 am
selamat pagi pak…………
kehidupan saya hampir mirip seperti ani tapi dalam hal ini saya tidak bermasalah dg keluarga…..termasuk kedua orang tua saya……..
dlam umur 22 tahun ini saya sudah berpindah2 tempat kerja…..saya tidak tw apa yang salah pada diri saya ,…….terimakasih