Andi adalah seorang salesman yang luar biasa “Jago” dalam menclosing penjualan. Setiap customer yang datang kepadanya selalu pada datang kembali kepadanya walau pada hari itu belum terjadi penjualan secara langsung. Dan ini terjadi terus menerus, ya memang ada beberapa yang lolos, tetapi sebagian besar berhasil membeli dengannya.
Pada satu ketika, Iwan rekan satu kerjanya penasaran. Pakai jimat apa dia, sehingga penjualannya bagus.
” Hi di, pha kabar bro?”
“woi bang Iwan…. baik bang…. baik”
“eh, gue minta resep donk dari elo…… gimana jualan banyak? kan kita belajar bareng, training bareng dan semua teknik penjualan elo, gue ngerti banget. Elo pakai jimat yah ….. hehehehe….. kasih tau ke gue, dukunnya dimana, nanti gue juga minta sama dia, jimatnya. ”
“Dukun? ……. iya, gue kemaren belajar jadi babi ngepet bro….. whuahuahua……… Kaga2…. becanda. Gue kebetulan sempat belajar dengan salah satu guru Hypnosis dan NLP.”
“belajar apa bro? ajarin gue donk….. yuk kita makan siang bareng… gue traktir dah…. hehehehe”
akhirnya mereka berdua pergi ke salah satu foodcourt dan berbincang2 disana.
Teknik ini sebenarnya teknik sederhana.
Untuk melakukan induksi kondisi hypnosis ada berbagai cara yaitu salah satunya dibuat confuse atau bingung.
Na, saya menggunakan teknik ini untuk memasukan pesan yang ingin kita sampaikan dan dicampur dengan bersalaman. Kok bisa bersalaman saja sudah bisa memasukan pesan?
Buat yang mengetahui teknik hypnosis, induksi untuk kondisi trance tersebut dilakukan handshake interupt. Metodenya bisa macam. Na metode yang saya gunakan disini adalah…… jeng…. jeng….. jeng…….
Kebiasaan orang bersalaman adalah saat menyorongkan tangan, pasti disambut dengan tangan partner atau customer kita. Na, setelah bersalaman dengan hangat, biasanya….. ini biasanya yah…. adalah melepaskan tangan. Na ini kita jangan melepaskan tangannya. Seakan2 kita mau melepaskan tangan tetapi kita mengegam kembali tangan partner atau customer kita tersebut.
Terjadilah unsur kebingungan didiri customer atau partner kita tersebut. Lalu kita bisa masukan pesan kepada dia seperti ini : “begitu bapak puuuulllllaaannngggg dari siniiii…. bapak merasakan bahwa <nama produk> yang baru saya jelaskan tadi membuat bapak menyadari dan membutuhkannya….. ” (digunakan intonasi suara pelan dan rendah dan lebih bagus bila menggunakan suara dari perut….. Suara perut adalah suara rendah dan berat)
Cara ini bisa digunakan bermacam2. bisa untuk customer atau partner kita mengingat kita, pesan dan sebagainya.
Jadi, silahkan anda coba… dijamin….. ASIKKK
SALAM
April 13th, 2009 at 7:54 pm
Masih belum ngerti caranya nih… Maksudnya kita ngomong seperti itu secara lisan? Kalau ada orang lain yang dengerin apa ngga digebukin orang se-mall? :p
April 14th, 2009 at 9:24 am
Hi Bro Indra,
Terima kasih atas komentarnya. Ya pastilah digebukin orang se-mall
hehehehe….. engga2…. becanda.
Apakah anda seorang sales? atau salah seorang yang sering bertemu dengan seseorang untuk memasukan suatu ide atau proposal?
Cara ini bisa digunakan pada saat anda hand shake setelah selesai presentasi bapak. Sambil anda bersalaman, biasanya setelah salaman tersebut beberapa detik akan dilepas bukan? Lalu anda jangan dilepaskan tetapi digenggam lagi dan saat itu lalu anda masukan kalimat sugesti seperti saya yakin pada saat bapak pulllaaannggg nanti maka bapak dengan mudah mengingat produk saya dan dengan mudah mengambil keputusan yang terbaik.
Mudah2an cukup jelas, bila kurang jelas dapat kontak saya langsung kok ke 08121859672 atau email ke arif.antonius@gmail.com.
Silahkan mencoba dengan teman2 anda saja dulu. nanti bila sudah terbiasa maka bisa segera dilakukan atau….. anda bisa mengundang saya untuk training ditempat anda bukan …..
SALAM