Ini adalah cerita tentang pengalaman pengalaman pribadi saya bagaimana melakukan modelling . Tentu ada tahulah artinya apa itu modelling ? Cerita ini bermula ketika saya untuk memutuskan untuk mencari pasangan hidup yang benar-benar asli dari suku Indonesia. Akhirnya lewat proses waktu yang cukup lama. Impian itu menjadi suatu kenyataan. Saya mendapatkan seorang pasangan hidup, yang nota bene orang indonesia asli. Mau tahu orang daerah mana ? BATAK asli….bo…… Memang diluar perkiraan saya mendapatkan orang BATAK. Karena dulu impian saya mendapatkan orang jawa. Bahkan, dulu saya sempat bergumam dalam hati, jangan punya istri orang BATAK. Tapi apa daya justru saya tidak menginginkan , malahan dapat. Ini persis seperti hukum tarik menarik. Begitu kuat keinginan untuk menghindarinya, malah semakin kuat tarikannya. Ya, yang penting damai sejahtera……
Apakah enak kawin campur? Bila anda pernah makan nasi campur, pasti tahu rasanya. Perlu waktu untuk menyesuaikan adat istiadat yang sangat bertolak belakang. Tapi yang penting kita bisa menikmatinya. Bagaimana cara saya menikmatinya? Perlu anda ketahui salah satu kebiasaan yang saya dapatkan di keluarga mertua saya adalah makan bersama. Memang tampaknya mudah. Tinggal duduk, ambil nasi, lauk lalu makan sambil kenyang. Tunggu dulu. Tidak bisa seperti itu kita harus duduk bersama, berdoa bersama baru makan bersama. Jauh sekali dengan kebudayaan saya yang selama ini kami anut. Tapi semuanya saya nikmati dan ikuti dengan tulus. Istilah kerennya saya sedang melakukan modelling.
Banyak sekali yang harus saya model. Tidak hanya masalah makan. Termasuk tata krama dalam bicara. Baik dengan orang yang sudah tua, seumur maupun yang masih kecil. Bila dulu saya suka bercanda dengan orang tua tanpa adanya tata krama. Sekarang saya harus menyesuaikan dengan kebudayaan mertua saya. Ternyata ilmu modelling membawa dampak dalam kehidupan saya. Keluarga kami menjadi harmonis dan bahagia. Bahkan hubungan saya dengan mertua menjadi sangat akrab. Kami sering bercanda, tukar pikiran, berjalan bersama, bernyanyi bersama. Sekarang saya sedang belajar menguasai bahasa batak. Walaupun baru satu dua patah kata. Hepeng, mole ate,…..Silsilah keluarga dari amang, inang, uda, inang uda….sudah lumayan saya hapal. Termasuk menghadiri acara adat. Saya sudah beberapa kali. Marobas juga…..Dan tahukah Anda, kini nada bicara, kata-kata dan bahasa tubuh saya pun sama persis dengan orang BATAk asli. Saya seperti terlahir kembali seperi orang BATAK asli.
Anda tertarik dengan kawin campur….Saya jamin pasti lebih lezat dan sedap dibandingkan nasi campur. Asalkan anda tahu mengelolanya. Ya, itu tadi salah satunya dengan ilmu modelling.
Mole ate godang to amang, inang…nunga sudah mengajari hami adat istiadat BATAK. Horas ma hita sasude.

Leave a Reply