Apr 16

by Henry Yonathan

Saat artikel singkat ini ditulis, akan diadakan Indonesia Hypnosis Summit 2010. Pada acara IHS tersebut direncanakan akan bergabung berbagai praktisi dari berbagai lembaga dan aliran, termasuk NLP dan EFT. Ini mengingatkan saya kembali akan banyaknya kebingungan dalam membedakan Neuro-Linguistic Programming (NLP) dengan Hypnosis/Hypnotherapy.

Sebagai seorang pemula, saya juga mengalami masalah dalam membedakan Hypnosis dengan NLP. Mengapa dalam pelatihan-pelatihan Hypnosis/Hypnotherapy ada materi NLP-nya? Mengapa pada beberapa pelatihan sertifikasi NLP juga diberikan sertifikasi Hypnosis/Hypnotherapy? Mengapa pula ada beberapa praktisi Hypnosis/Hypnotherapy yang sinis terhadap NLP? Yang tidak kalah lucunya, ada seorang praktisi NLP dan trainer yang cukup senior, malah sinis terhadap Hypnosis/Hypnotherapy.

Dalam perjalanan mencari jawaban, akhirnya terdamparlah saya di sebuah forum tempat berkumpulnya para praktisi, pelajar dan pengajar Hypnosis dan NLP serta kawanannya. Masih jelas teringat, kalimat sang moderator ketika menimpali perbedaan Hypnosis dan NLP.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.1.6_502]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)