by : Antonius Arif. CH, CHt, CI, LMNLP, MTLT
Director School of Mind Reprogramming
Ketika saya mengambil Certified Instructor Hypnosis National Guild of Hypnotist,inc (NGH), saya diberikan hadiah sebuah buku tentang kisah hidupnya Milton Erickson. Asal mula kenapa dia menggunakan utilization serta dia belajar hypnosis dengan siapa serta ketertarikan dia dengan Automatic writing. Ini sangat menarik saya.
Milton Erickson lahir dari keluarga yang sangat sederhana dan cenderung miskin. Karena kondisi keluarganya yang miskin, dia sering memperhatikan dan melihat bahwa bapaknya dalam bertani sering menggunakan benda disekitar untuk bertani dan beternak tanpa harus membeli benda yang khusus untuk itu. Dan menariknya lagi, ibunya juga bila sedang mengupas buah atau sayuranpun kadang dia menggunakan bekas botol alkohol dibanding pisau. Disinilah menurut buku tentang hidupnya Milton Erickson kenapa dia menggunakan utilisation sangat luar biasa.
Juga saat dia muda ketika terkena polio, dokter mengdiagnosa dia bahwa dia tidak akan bisa melihat matahari besok pagi karena dia akan meninggal, tetapi yang dilakukan dia adalah dia mengatur tempat tidurnya sedemikian rupa dan dia taruh kaca untuk menghadap kepada dia dan kaca itu menghadap matahari agar dia bisa melihat matahari. Dan dia mau melawan takdir kata dia. saat matahari terbit, dia merasa sangat senang karena telah melewati matahari terbit dan lalu di tidak sadarkan diri selama 3 hari. Disinilah awal mula mengenai kekuatan pikiran dapat mengalahkan penyakit.
Suatu hari diakhir bulan Desember 2009, saya browsing kesalah satu situs yang didalamnya terdapat event mengenai NLP. Membaca judulnya yang menarik memicu rasa iseng saya untuk melihat materi yang dibahas. Salah satu poin yang menjadi materi kelas tersebut adalah “Bagaimana membangun keakraban dengan orang baru dalam waktu 3 detik / kurang”. Wow, kira-kira bagaimana ya caranya? Baiklah berikut ini sebagian dari materi dalam salah satu buku yang sedang saya tulis.
Seseorang yang sudah pernah mempelajari materi dasar NLP tentunya akan sangat paham apa yang dimaksud dengan kata “keakraban”, yaitu rapport yang berasal dari bahasa Perancis yang dapat diartikan sebagai sebuah hubungan/relasi yang harmonis, nyaman, serasi atau afinitas (ketertarikan atau simpati yg ditandai oleh persamaan kepentingan).
Match-Mirror
Dalam banyak literatur NLP, membangun rapport dapat dilakukan dengan cara matching-mirroring, yang merupakan mengikuti atau meniru komunikasi verbal dan non-verbal mitra komunikasi kita. Konon dalam kondisi rapport yang dalam, gerak-gerik dan bahasa tubuh mereka akan memiliki kecenderungan yang mirip.
