by Irene Corry
Hallo para pembaca semua, selamat ketemu kembali….:)
Masih ingat artikel saya yang pertama mengenai The Secret of Language (Reframing)?, Nah ini merupakan bagian ke dua nya (kayak cerita bersambung saja ya….:
Suatu hari saya menerima email dari seorang teman yang menurut saya sangat bermakna. Isi dari email itu adalah berupa sebuah gambar dimana ada seorang anak kecil yang buta yang sedang duduk di pinggir jalan dan sedang menanti dari penderma yang berbaik hati untuk memberikan sedekah kepada dia.
Anak kecil ini menulis seuntai kata-kata yang ditulis di sebuah papan kecil yang dia letakkan di samping tempat duduknya. Kata-kata tersebut ditulis dalam bahasa Inggris yang bunyinya seperti berikut: I am blind, Please Help! (”Saya buta, Tolong bantu!). Setiap hari anak buta itu mengharapkan sumbangan dari orang yang lewat di jalan itu. Dan hasilnya tidak banyak, hanya segelintir uang recehan yang dia terima.
by Iwan Ketan
Saya tidak tahu kenapa yah sekarang lagi tren dengan beredarnya film-film beraroma mistis. Mulai dari Pocong 1, Pocong 2 yang kemudian dilajutkan dengan film Sumpah Pocong maupun film mistis sejenisnya.
Banyaknya film mistis, menjadi banyak pertanyaan benarkah pocong itu ada. Tulisan saya kali ini tidak membahas film tersebut. Akan tetapi lebih kepada eksistensi makhluk yang sering kita bilang Pocong tersebut.
Sebelum saya melanjutkan tulisan saya, pernahkah sahabat mempertanyakan di dalam benak anda, kok kenapa yah Rambo tidak pernah bertemu Pocong?Atau kok para pemberani yang berjiwa petualang tidak pernah bertemu Pocong? Atau kok kenapa yah hingga hari ini saya belum berjabat tangan dengan si Pocong? Biarkan pertanyaan itu tetap anda sambil kita membahas lebih lanjut tentang makhluk ini