Mar 31

by Hingdranata Nikolay
Director INSPIRASI INDONESIA / NLP INDONESIA

Kalau kamu MAU pasti bisa, begitu kata-kata motivasi. Yang penting punya
KEMAUAN keras, begitu pula kata motivasi. Semuanya mungkin kalau benar-benar
MAU, dan lain-lain.

Lalu setelah punya KEMAUAN, kenapa masih terhambat? Kenapa masih tidak bisa
juga? Katanya berarti tidak benar-benar menginginkan. Atau mungkin tidak
cukup serius?

Mungkin cukup serius. Mungkin juga benar-benar MAU. Mungkin bahkan sangat
MAU. Tapi? Pertimbangkan satu ini. IMAJINASI yang mengikutinya tidak
cukup mendukung.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 6.5/10 (13 votes cast)
Mar 30

by Henry Yonathan

Bahasa merupakan salah satu hal penting dalam keseharian Anda dan saya. Hampir sama pentingnya dengan bernapas. Bahasa digunakan untuk berkomunikasi dengan diri Anda sendiri maupun dengan orang lain, baik disekitar Anda maupun nun-jauh disana. Saat Anda berbicara dengan diri sendiri didalam benak Anda, pasti Anda menggunakan bahasa.

Begitu pentingnya bahasa dalam keseharian Anda dan saya, namun, apakah Anda dan saya sudah menyadarinya? Tahukah Anda, dengan terampil menggunakan bahasa Anda akan cenderung lebih memiliki kendali dalam berkomunikasi. Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang berkomunikasi sangat persuasif dan ketika Anda tersadar, Anda sudah dalam pengaruhnya.

Dalam NLP ada dikenal yang namanya Presuposisi Bahasa. Presuposisi berarti menganggap sesuatu sudah disepakati kebenarannya. Contoh sederhana presuposisi bahasa adalah :

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 10.0/10 (2 votes cast)
Mar 21

by Antonius Arif

Ada pertanyaan dari klien saya pada suatu ketika training mereka. Pa, bagaimana caranya menjalin keakraban dengan mudah pada saat pertama kali bertemu?

Saya terdiam sejenak, karena sebenarnya ada beberapa metode yang bisa digunakan baik dengan Neuro Linguistic Programming atau Hypnosis. Na, kali ini saya mau mencoba sesuatu yang berbeda dan kebetulan metode ini saya dapatkan dari Igor Ledochowski.

Siapa sih Igor Ledochowski? apakah dia yang pertama kali mendarat dibulan ? hehehehe….

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 5.3/10 (9 votes cast)
Mar 18

by Tjia Irawan

Ketika pertama kali saya mengenal dan mempelajari NLP di tahun 2002 ada satu teknik yang menjadi favorit saya. Ya benar sesuai dengan judul tulisan ini teknik itu adalah PACING – LEADING. Dan tahukah anda, mengapa saya begitu menyukai teknik ini ? mungkin saya berpikir dengan teknik ini saya mampu membuat orang lain mengikuti kehendak dan kemauan saya.

Memang ketika pertama kali memulai mencoba dan mempraktekan teknik ini ternyata saya menemukan bahwa teknik ini tidak sesederhana teorinya. Saya masih ingat kata Trainer NLP saya waktu itu bahwa untuk mem-PACING seseorang saya perlu me-MATCHING orang tersebut, saat melakukan rasanya aneh sekali. Saya berpikir gerak tubuh orang kok disama-samakan seperti orang kurang kerjaan saja.

Dan seiring perjalanan, sayapun semakin fasih menggunakan teknik tersebut. Di kantor, dalam meeting saya menggunakan teknik ini membuat atasan, rekan kerja bahkan ‘kompetitor’ akhirnya dengan suka rela menerima ide – ide saya dan menjalankannya. Anda tentu dapat membayangkan betapa senangnya saya waktu itu.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 7.6/10 (16 votes cast)
Mar 18

by Tjia Irawan

Apakah anda pernah melihat iklan dari salah satu merek dari telepon selular atau handphone di televisi ? Pertanyaan bodoh, pastilah pernah, dan ada begitu banyak iklan telepon selular di televisi, iklan yang mana yang dimaksud ?

Kalau saya katakan iklan yang bunyinya ‘I + + the Rain’ atau ‘I + + Music’ Anda mengertikan maksud saya ?

Benar iklan telepon selular bermerek ‘SE’ yang menjadi favorit saya karena memiliki fitur musik yang menurut saya paling lengkap dibanding merek lain saat ini.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 6.4/10 (8 votes cast)
Mar 17

by Ronny F Ronodirdjo

Saat remaja dulu saya pernah membaca buku Mati Ketawa ‘ala Rusia, sebuah buku humor yang sukses meledak di pasar. Buku yang berisikan humor ini konon ditulis rakyat Rusia di jaman komunisme yang penuh tekanan. Rakyat yang tidak berdaya akhirnya hanya berani menciptakan guyonan-guyonan konyol untuk menertawakan nasib sendiri.

Salah satu kisah yang sangat melekat adalah kurang lebihnya sebagai berikut: Seorang wartawan ditangkap Polisi Rahasia karena menuliskan headline di koran berjudul “50% Politisi Rusia adalah penipu.” Lantas ia diminta merevisi judul itu, dan diancam jika tidak mau akan dipenjara seumur hidup. Singkat cerita, keesokan harinya ia mengganti headline korannya sebagai berikut “50% Politisi Rusia adalah bukan penipu.” Hahahaha, luar biasa! Kecerdasan linguistik yang amat menggelitik.

Well, saya sekarang sedang bersemangat sekali mengajak kawan-kawan untuk lebih mawas pada semua janji politik dan manuver-manuver yang sedang marak luar biasa di Indonesia. Sepertinya, akhir-akhir ini di seluruh dunia memang nampaknya kemampuan dan kesuksesan seorang politisi untuk terpilih akan sangat dipengaruhi oleh kepiawaiannya berkomunikasi menggunakan linguistic quotient-nya. Kemenangan Barrack Obama adalah salah satu tonggak kuat dalam catatan sejarah komunikasi politik. Terlepas komunikasi yang dipakai itu etis ataupun tidak. Dalam teori konspirasi, tidak ada yang namanya kebetulan, semua yang ada harus dicari keterhubungannya.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 7.2/10 (9 votes cast)
Mar 17

by dr. Stefanus Isaac Tamzil

Suatu sore di sela-sela kunjungan ke Jakarta, ketika baru saja menikmati layanan sempurna dari terapis yang cantik dan seksi di sebuah pusat kebugaran, tiba-tiba telepon genggam saya berbunyi. Rupanya kawan-kawan alumni dan coach Cahaya Hati sedang ngumpul dan mengundang untuk bergabung bersama sambil kongkow-kongkow.

Setibanya di sana; kawan-kawan sudah bercerita tentang sebuah web sebagai sarana menulis bagi para alumni BP. Rencana launchingnya bertepatan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Masih belum sadar benar dengan pembicaraan teman-teman, Coach Cahaya Hati langsung nyelutuk, “Hayo, nyumbang tulisannya, dong.”

Sejujurnya waktu itu saya belum ada ide sama sekali untuk menulis tentang apa. Motivasi awal saya belajar NLP sampai hari ini juga sudah jauh melenceng. Ketika banyak kawan tertarik dengan metode dan teknik, saya masa bodoh dan kayaknya kok jadi semakin tidak bernafsu.

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 8.4/10 (15 votes cast)
Mar 17

by Jon Win Lee

Dahulu kala, di sebuah negeri antah berantah hiduplah seekor master belalang yang terkenal sangat bijaksana dan sakti mandraguna. Ia mampu menyembuhkan penyakit-penyakit aneh hingga masalah-masalah yang sangat pelik dalam kehidupan. Suatu hari seekor belalang muda datang untuk berguru dan memohon untuk diterima sebagai murid.

Belalang muda ini pun mulai belajar jurus-jurus sakti dari sang master hingga bertahun-tahun. Pada suatu hari belalang muda ini menghadap kepada Sang Master dan berkata, “Master, Master, boleh saya bertanya sesuatu?”

Sambil menatap sang belalang muda dengan penuh pertanyaan, Sang master kemudian bertanya, “Apa yang ingin kamu ketahui anakku?”

Read the rest of this entry »

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 8.5/10 (6 votes cast)
Mar 10

Adalah suatu dorongan dari dalam diri atau rangsangan; yang lebih tepatnya adalah suatu Hasrat Hati dari suatu keinginan yang diinginkan dalam Conscious Mind-nya.

Dalam Ilmu NLP dikenal berbagai cara bagaimana seseorang mempunyai impian yang akan dicapainya, yaitu dengan cara bagaimana seseorang mempunyai Motivation untuk meraih apa yang diinginkan itu.

Melalui proses melatih Sense of Self agar menjadi Personal Mastery yang menghasilkan Personal Power (Goal-nya = mempersiapkan Diri mengapai Impiannya).

Setelah Siap Diri (Goal) nya tercapai maka orang itu membuat Outcome-nya (impian) diciptakannya Strategic Thinking Skills lengkap dengan Systemic Thinking Skills menuju Relationtional Skills.

Lalu dibuatlah Mental Block agar seseorang dapat memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang menghalangi misi menuju impiannya dengan T.O.T.E.

Setelah yakin akan Mental Block yang dapat diatasinya, maka kepastian menggapai impiannya sudah tentu pasti terwujud.

Umumnya orang mengartikan Motivation adalah sebagai suatu bentuk usaha untuk mendorong orang agar mau maju dalam mengapai impiannya dengan paksaan melalui kata-kata, “Harus begini…”, “Sebenarnya begini…”, “Begini, lho caranya…”; yang mana menjadi seperti isapan jempol belaka bahwa teori tidak sama dengan hasil prakteknya.

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 3.9/10 (11 votes cast)
Mar 10

Tiga area yang paling umum dalam limiting beliefs /kepercayaan yang membatasi berpusat di seputar hopelessness, helplessness dan worthlessness. Tiga area belief /kepercayaan ini dapat memancarkan pengaruh yang sangat besar terhadap kesehatan mental dan kesehatan fisik seseorang.

Demi mencapai keberhasilan, seseorang perlu berpindah dari limiting beliefs di atas ke belief yang melibatkan harapan akan masa depan, perasaan berkemampuan (memiliki kemampuan) dan rasa tanggungjawab, dan perasaan bahwa dirinya berharga dan rasa ikut memiliki.

Jelaslah, beliefs yang paling mendalam adalah beliefs mengenai identitas kita. Beberapa contoh dari limiting belief mengenai identitas adalah: “Saya payah/tak berharga/adalah korban” “Saya tidak pantas sukses.” “Kalau saya mendapatkan sesuatu yang saya inginkan, pasti saya akan kehilangan sesuatu nantinya” “Saya tidak diijinkan menjadi sukses”

Limiting beliefs seringkali bekerja seperti sebuah “virus pikiran” dengan kemampuan merusak yang sama dengan sebuah virus komputer atau virus biologis. Sebuah “virus pikiran” adalah sebuah limiting belief yang bakal menjadi ”ramalan yang digenapi sendiri” dan menghalangi usaha dan kemampuan seseorang untuk sembuh atau memperbaiki diri. Virus-virus pikiran berisikan dugaan-dugaan yang tak terucap dan prasangka-prasangka yang membuat mereka sulit dikenali dan dibasmi.

Limiting beliefs dan virus-virus pikiran seringkali muncul bagaikan jalan buntu yang tak teratasi dalam proses perubahan. Pada jalan buntu seperti itu, seseorang akan merasa,”Saya sudah coba melakukan segalanya untuk mengubah ini dan tak ada satupun yang berhasil” Mengatasi jalan buntu secara efektif melibatkan penemuan inti limiting belief tsb, dan menahannya supaya tetap di tempat.

VN:F [1.9.17_1161]
Rating: 6.4/10 (5 votes cast)